JAKARTA, KOMPAS.com- Presiden Susilo Bambang Yudhoyno mengajak kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS) untuk berdiri di barisan paling depan dalam memperjuangkan kesejahteraan dan keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia.
Dalam pidatonya pada pembukaan Musyawarah Nasional (Munas) II PKS di Ballrooom Ritz Carlton Pacific Place, Jakarta, Kamis (17/6/2010) malam, Presiden menyatakan, pemerintah bersama dengan koalisi yang dibangun dengan PKS akan meneruskan pembangunan yang sudah berada pada jalur yang benar.
Pembangunan pada jalur yang benar itu, kata Presiden, berdasarkan tiga pilar, yaitu ekonomi untuk kesejahteraan rakyat, demokrasi yang semakin tumbuh berkembang, serta keadilan.
"Kalau saya bicara kesejahteraan, keadilan, sebenarnya saya berada di rumah yang tepat malam ini. Oleh karena itu PKS harus berdiri di tempat paling depan untuk memperjuangkan kesejahteraan dan keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia," kata Kepala Negara.
Presiden mengajak seluruh kader PKS untuk bersama-sama pemerintah membangun masyarakat yang baik melalui pembangunan berorientasi pada manusia dan masyarakat yang menghormati agama serta pranata sosial.
"Masyarakat berkeadaban yang hendak kita wujudkan adalah masyarakat memiliki kesetiakawanan tinggi. Dengan demikian akan makin kokoh kebersamaan sebagai bangsa," tutur Presiden.
Selain itu, lanjut dia, masyarakat Indonesia yang hendak diwujudkan adalah manusia yang hak-hak dasarnya makin terlindungi dan terpenuhi. Presiden juga berharap masyarakat Indonesia kelak dapat hidup dalam lingkungan tertib dan patuh pada aturan hukum serta jauh dari budaya kekerasan dan kejahatan.
Masyarakat Indonesia, harap Presiden, juga dapat melaksanakan partisipasi politik tanpa melanggar aturan dan berbuat kekerasan serta memiliki pengetahuan tinggi untuk berpikir dan bertindak secara rasional.
"Jika elemen ciri-ciri seperti itu bisa dilanjutkan, kehidupan di negeri ini akan aman, damai, dan tenteram, penuh keadilan dan kesejahteraan. Mari bersama-sama bekerjakeras mewujudkan masyarakat seperti itu," kata Presiden.
Dalam pidatonya, Presiden Yudhoyono mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada PKS yang telah banyak berperan dalam kehidupan berbangsan dan bernegara.
Sebagai pribadi, Presiden juga mengucapkan terima kasih kepada PKS yang telah berkoalisi bersama dengan pemerintahan dua periode yang dipimpinnya.
Sumber : http://kompas.com/