Friday, 18 June 2010 23:42
| 533 hits


Jakarta - PKS hanya berkontrak politik dengan Presiden SBY. Beberapa petinggi Partai Demokrat (PD) yang dinilai tidak memahami kontrak politik itu, diminta untuk memperhatikannya.
"Kontrak politik kita antara SBY dengan PKS. Kemudian baru disertakan orang-orang yang dibawa SBY," ujar Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq.
Luthfi mengatakan itu usai memberikan pengarahan di rapat pleno Munas PKS ke II di Hotel Ritz Carlton, Pacific Place, Jl Sudirman Jakarta, Jumat (18/6/2010).
Menurut Luthfi, beberapa petinggi PD memberikan pernyataan yang tidak proporsional pada PKS dalam kasus Century. Pernyataan itu menunjukkan petinggi PD itu tidak memahami kontrak politik PKS dengan SBY.
"Di fenomena terakhir tentang kasus Century banyak petinggi PD tidak memahami teks kontrak politik yang kami bikin. Sehingga memberikan statement-statement yang tidak proporsional pada PKS," imbuh dia.
Luthfi mengibaratkan, PKS kini sudah berseragam putih agar beberapa petinggi PD tidak salah paham dengan sikap PKS.
"Supaya tidak sampai disalahpahami sekarang PKS sudah menggunakan seragam yang dominan putih. Bahwa kita bersih, setia dan tidak sebagaimana yang mereka katakan pada kami," tutup dia.
Dalam pidato pembukaan Munas II PKS, Kamis (17/6/2010) malam, Hilmi Aminuddin, Ketua Dewan Syuro PKS, banyak menyinggung koalisi PKS dengan SBY.
"Insya Allah dua kali masa jabatan Presiden SBY kita melanjutkan koalisi permanen ini," kata Hilmi.
(nik/fay)
Sumber : http://detiknews.com/